• INFORMASI PENGAWAS SEKOLAH
  • Informasi berita terbaru, tercepat, dan terpercaya seputar Pendidikan Kabupaten Gorontalo

Pembinaan dan Pemantauan Intervensi Pola Pikir Tetap ke Pola Pikir Bertumbuh Pembelajaran Mendalam

Darurat PISA 2018: Mengapa Hanya 29% Murid Kita yang Berani Gagal? (Dan Cara Mengubahnya)

Pendahuluan: Tantangan di Balik Angka
Sebagai pendidik, kita sering kali merasa sudah memberikan segalanya: metode mengajar terbaru, fasilitas digital, hingga kurikulum yang terus diperbarui. Namun, mengapa hasil belajar sering kali terasa jalan di tempat? Jawabannya mungkin bukan terletak pada apa yang kita ajarkan, melainkan pada bagaimana murid kita memandang diri mereka sendiri.
Data PISA 2018 memberikan tamparan realitas yang cukup keras bagi kita semua. Indonesia tercatat sebagai salah satu dari enam negara dengan persentase murid berpola pikir bertumbuh (growth mindset) di bawah 40%. Faktanya, angka kita hanya berada di 29%—posisi terendah ketiga dari bawah. Angka ini adalah sinyal darurat; sebuah pengingat bahwa metode mengajar secanggih apa pun akan menemui jalan buntu jika tidak dibarengi dengan perubahan fundamental pada cara berpikir. Tanpa growth mindset, potensi luar biasa murid-murid kita akan tetap terbelenggu oleh batasan psikologis yang mereka bangun sendiri.
1. Mindset Bukan Sekadar Motivasi, Tapi Fondasi Piramida
Dalam dunia pengembangan profesional, kita mengenal hubungan erat antara MindsetSkillset, dan Toolset. Sering kali, kita terlalu terburu-buru mengejar keterampilan baru atau alat digital terbaru tanpa menyadari bahwa tanpa fondasi yang kokoh, bangunan tersebut akan runtuh.
  • Pola Pikir sebagai Fondasi: Mindset berada di dasar piramida. Ia bukan sekadar motivasi kosong, melainkan fondasi kognitif yang mendasari efektivitas skillset (keterampilan) dan toolset (alat).
  • Memperluas Cakrawala: Pola pikir berfungsi sebagai lensa fundamental. Dengan pola pikir bertumbuh, cakrawala seseorang meluas dalam melihat tantangan, sehingga memungkinkan lahirnya solusi yang lebih adaptif dan inovatif.
  • Motor Penggerak Tindakan: Pola pikir akan mendikte tindakan yang kita ambil. Tindakan inilah yang pada akhirnya menentukan hasil akhir yang kita peroleh.
Memahami piramida ini penting agar kita tidak hanya menjadi "pengguna alat", tetapi menjadi pendidik yang memiliki kerangka berpikir untuk bertransformasi.
2. Karakter Performa vs. Karakter Moral: Duo yang Tak Terpisahkan
Setelah fondasi pola pikir terbentuk, kita perlu membangun pilar karakter yang seimbang. Dalam mewujudkan Deep Learning (Pembelajaran Mendalam), kita merujuk pada pemikiran Thomas Lickona dan Matthew Davidson yang membagi karakter menjadi dua dimensi yang saling melengkapi.
"Karakter tidaklah tunggal, melainkan terdiri atas Karakter Performa dan Karakter Moral. Karakter Performa dibutuhkan untuk meraih prestasi tinggi (ketekunan, daya juang, disiplin), sedangkan Karakter Moral dibutuhkan untuk senantiasa berbuat baik dan benar (integritas, empati, kejujuran)."
Keseimbangan ini sangat krusial. Karakter performa yang kuat tanpa moralitas akan melahirkan individu cerdas yang manipulatif. Sebaliknya, karakter moral tanpa performa hanya akan menghasilkan individu baik hati yang tidak berdaya menciptakan dampak nyata. Tugas kita adalah memastikan kedua dimensi ini tumbuh beriringan melalui ekosistem yang sehat.
3. "Kekuatan Kata Belum" (The Power of Yet)
Bagaimana cara praktis memulai perubahan ini? Semuanya bermula dari bahasa. Transformasi besar dalam pola pikir sering kali diawali dengan penambahan satu kata sederhana: "Belum". Kata ini mengirimkan sinyal kuat ke otak bahwa sebuah kegagalan bukanlah jalan buntu, melainkan proses yang sedang berjalan.
Berikut adalah contoh transformasi kalimat dari Pola Pikir Tetap menuju Pola Pikir Bertumbuh:
 
Pola Pikir Tetap (Jalan Buntu)
Transformasi Pola Pikir Bertumbuh (Proses Berjalan)
"Saya tidak bisa menyelesaikan masalah ini."
"Saya belum bisa menyelesaikan masalah ini."
"Saya tidak berbakat di bidang Fisika."
"Saya belum menguasai materi Fisika ini."
"Metode ini terlalu rumit buat saya."
"Saya belum terbiasa dengan metode ini."
"Pendidik di sini kapasitasnya terbatas."
"Kapasitas pendidik di sini belum optimal dikembangkan."
4. Mengintegrasikan Karakter ke Dalam Rumus Fisika
Membangun karakter tidak harus melalui mata pelajaran khusus; ia bisa diintegrasikan bahkan ke dalam materi eksakta seperti Fisika atau Energi Terbarukan. Integrasi ini dilakukan melalui empat pertanyaan reflektif yang menantang nalar kritis murid:
Kesadaran Tujuan dan Relevansi (Sadar Tujuan)
"Mengapa transisi ke energi terbarukan sangat krusial saat ini, dan sejauh mana kamu menyadari pentingnya target pemahaman materi ini bagi masa depanmu sendiri?"
Regulasi Diri dan Resiliensi Belajar (Learning how to learn)
"Memahami perhitungan efisiensi konversi energi pada panel surya membutuhkan ketelitian. Jika nanti kamu menemui jalan buntu atau salah berulang kali, strategi belajar apa yang akan kamu lakukan agar tidak menyerah?"
Dampak Positif dan Manfaat Etis (Karakter Moral)
"Apa dampak positif yang akan dirasakan oleh masyarakat desa terpencil jika teknologi panel surya ini berhasil kita efisiensikan dan kita terapkan secara gotong royong?"
Mitigasi Risiko dan Konsekuensi (Risiko Moral)
"Sebaliknya, jika kita memproduksi baterai energi secara massal tanpa memikirkan cara mendaur ulang limbah beracunnya, bencana ekologis apa yang sedang kita siapkan untuk generasi mendatang?"
5. Pujian yang "Berbahaya" vs. Umpan Balik yang Memberdayakan
Sebagai pendidik atau pimpinan, cara kita memberikan apresiasi sangat menentukan pola pikir rekan sejawat atau murid kita. Ada jebakan psikologis dalam memuji kecerdasan atau kehebatan bawaan.
Contohnya, memuji seorang guru dengan kalimat: "Bapak Hebat mampu menggunakan Papan Interaktif Digital (PID) sehingga murid kreatif," tanpa disadari bisa menjadi jebakan fixed mindset. Guru tersebut akan merasa dihargai karena label "hebat"-nya. Saat ia menghadapi teknologi yang lebih rumit dan mengalami kesulitan, ia mungkin akan menghindari tantangan tersebut karena takut kehilangan identitas "hebat"-nya.
Tips Umpan Balik yang Memberdayakan:
  • Soroti Proses: Fokuslah pada usaha, strategi, dan kegigihan.
  • Gunakan Contoh Konkret: "Saya melihat Bapak sangat gigih mengeksplorasi fitur baru pada Papan Interaktif Digital ini. Fokus dan strategi Bapak dalam belajar patut diapresiasi!"
  • Rayakan Kesalahan: Tunjukkan bahwa kesalahan adalah data empiris untuk perbaikan, bukan vonis kebodohan.
6. Pentingnya Pemetaan Sebelum Intervensi
Sebelum kita melangkah pada solusi, kita harus memahami baseline atau titik awal ekosistem kita. Pemetaan ini bukan dilakukan untuk melabeli individu, melainkan untuk mengidentifikasi kecenderungan respon kelas secara umum.
  1. Pendidik: Memetakan respon murid, misalnya apakah sebagian besar murid langsung menyerah saat menghadapi soal HOTS (Higher Order Thinking Skills).
  2. Kepala Sekolah: Memetakan profil pendidik dan staf, misalnya apakah ada resistensi terhadap adaptasi teknologi baru.
  3. Pengawas Sekolah: Memetakan profil pendidik dan kepala sekolah di wilayah binaan untuk menentukan strategi pembinaan yang berdiferensiasi di komunitas belajar.
Penutup: Menuju Ekosistem yang Reflektif
Transformasi pendidikan Indonesia menuju Pembelajaran Mendalam bukan sekadar tentang mengganti perangkat digital, melainkan tentang membangun ekosistem yang percaya pada pertumbuhan tanpa batas. Kita harus tetap optimis. Sebagaimana ditegaskan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Abdul Mu’ti:
"Kalau orang berpikir dengan Growth Mindset maka dia yakin masalah yang hanya sedikit itu jalan keluarnya banyak. Karena itu jangan menyerah, jangan putus asa, yakinlah ada jalan keluarnya."
Perubahan besar selalu dimulai dari percakapan kecil. Mari kita mulai dari diri kita sendiri hari ini.
Refleksi untuk Anda: Kata-kata apa yang akan Anda ubah dalam dialog internal Anda hari ini untuk menanamkan benih pertumbuhan bagi diri sendiri dan murid-murid Anda?
 
 
 
 
 
 

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
PEMBINAAN DAN PEMANTAUAN SERTA PENGELOLAAN DAN PEMBERDAYAAN KELOMPOK KERJA MENGGUNAKAN INKUIRI KOLABORATIF

Bukan Lagi Sekadar Mandor: Mengapa Inkuiri Kolaboratif Adalah Napas Baru Pengawasan Sekolah Selama puluhan tahun, citra pengawas sekolah di Indonesia sering kali terjebak dalam sti

06/07/2026 21:34 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 28 kali
KALENDER PENDIDIKAN TAHUN AJARAN 2026/2027

Kalender Pendidikan menjadi pedoman penting bagi satuan pendidikan dalam menyusun program sekolah, mengatur hari efektif belajar, jadwal asesmen, serta waktu libur selama satu tahun aja

26/06/2026 21:54 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 874 kali
Keputusan Kepala BPDM no 020 tahun 2026 tentang Perubahan CP Keputusan Kepala BSKAP 046 tahun 2025

Agama di Sekolah: Dari Labirin Hafalan Menuju Kompas Kehidupan (Bedah Kepka BKPDM 020/2026) Pernahkah kita merasa bahwa pelajaran agama di sekolah sering kali terjebak dalam labiri

19/06/2026 19:02 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 4591 kali
Naskah Akademik Sistim Penjaminan Mutu Internal (SPMI) 2025

Pendidikan Bukan "Pabrik Ijazah": 5 Takeaway Revolusioner dari Naskah Akademik SPMI 2025 PENDAHULUAN Pernahkah kita merasa ada yang ganjil dengan potret pendidikan kita? Di satu sisi,

13/06/2026 21:19 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 232 kali
Selamat Tinggal Perpeloncoan: 5 Hal Baru di Aturan MPLS 2026 yang Wajib Diketahui Orang Tua

Bagi banyak orang tua, kata "Masa Orientasi" sering kali membangkitkan memori kolektif yang kurang menyenangkan. Ingatan kita mungkin tertuju pada atribut aneh, tugas-tugas yang tidak m

08/06/2026 08:02 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 707 kali
Sekolah Model 2026: Strategi Revolusioner Menuju Masa Depan Pendidikan Indonesia yang Relevan

PENDAHULUAN: Tantangan Relevansi di Era Digital Bayangkan sebuah lini masa perjalanan peradaban manusia. Dahulu, kita berpindah tempat menggunakan kereta kuda yang lambat, berevolu

30/05/2026 21:06 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 382 kali
MODEL PENGAWASAN MUTU PENDIDIKAN Pasca PermenPANRB Nomor 7 Tahun 2026

Mengapa Banyak Pengawas Sekolah Belum Siap Menghadapi PermenPANRB 7/2026? Perubahan regulasi sering kali disambut dengan kening berkerut dan tumpukan berkas baru yang membosankan.

30/05/2026 20:11 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 471 kali
Transformasi Jabatan Fungsional Pendidikan: Panduan Permenpan RB No. 7 Tahun 2026

Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 7 Tahun 2026 yang mengatur standarisasi jabatan fungsional bagi tenaga pendidik dan pengawas

20/05/2026 18:39 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 2957 kali
Panduan Penyelenggaraan Sekolah Model Implementasi Pembelajaran Mendalam dan Koding dan Kecerdasan Artifisial

Menuju Indonesia Emas 2045: 5 Hal Signifikan dari Transformasi Sekolah Model 2026 Pendahuluan: Tantangan di Balik Skor PISA dan Ambisi Digital Pendidikan Indonesia saat ini bera

23/04/2026 18:44 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 964 kali
APLIKASI PENYUSUNAN RPP/MODUL AJAR DAN PERENCANAAN KOKURIKULER DENGAN CEPAT DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI

Menyusun Perencanaan Pembelajaran dan Kokurikuler menggunakan aplikasi memberikan keunggulan utama pada efisiensi dan akurasi data. Berbeda dengan cara manual yang mengharuskan guru men

06/03/2026 20:10 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 1398 kali
PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH NOMOR 6 TAHUN 2026 TENTANG BUDAYA SEKOLAH AMAN DAN NYAMAN

Bukan Cuma Soal Bullying: 6 Hal Mengejutkan dari Aturan Baru Sekolah Aman Kemendikdasmen Ketika kita berbicara tentang keamanan sekolah, pikiran kita seringkali langsung tertuju pada i

10/01/2026 23:35 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 3755 kali
PERMENDIKDASMEN NOMOR 1 TAHUN 2026 TENTANG STANDAR PROSES PADA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, JENJANG PENDIDIKAN DASAR, DAN JENJANG PENDIDIKAN MENENGAH

Peraturan pemerintah sering kali identik dengan kesan kaku dan birokratis. Namun, Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses Pendidikan ha

10/01/2026 22:46 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 22093 kali
CONTOH LAPORAN PENDAMPINGAN SATUAN PENDIDIKAN TAHUN 2025

Contoh Laporan Pendampingan ini mendokumentasikan hasil pendampingan sepuluh sekolah dasar di Kabupaten Gorontalo sepanjang tahun 2025 yang dilakukan oleh pengawas Imran Tulul

02/01/2026 17:41 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 2003 kali
4 PERUBAHAN FUNDAMENTAL DALAM PENGELOLAAN KINERJA GURU 2026

Introduction: A New Chapter for Teacher Performance Bagi para guru dan kepala sekolah, sistem pengelolaan kinerja sering kali identik dengan beban administrasi yang berat dan proses ya

01/01/2026 17:47 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 3840 kali
PENYUSUNAN RANCANGAN DAN IMPLEMENTASI INKUIRI KOLABORATIF SECARA TERSTRUKTUR

A. Konsep dan Tahapan Inkuiri KolaboratifPerhatikan lingkaran yang membentuk kerangka pembelajaran mendalam berikut. Lingkaran luar dari kerangka kerja pembelajaran mendalam menggamb

11/12/2025 10:52 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 881 kali
MERANCANG PEMBELAJARAN DAN ASESMEN INTRAKURIKULER, KOKURIKULER DAN EKSTRAKURIKULER

Merancang pembelajaran dan asesmen intrakurikuler, kokurikuler, serta ekstrakurikuler dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) memerlukan fokus pada pengembangan kemampua

16/11/2025 17:23 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 1489 kali
PERBEDAAN DISCOVERY LEARNING DAN INQURY LEARNING

Hallo teman-tema guru hebat, kita sering menggunakan model pembelajaran yang mendorong siswa untuk aktif menemukan sendiri pengetahuannya. Dan dua di antaranya adalah Discovery Learning

16/11/2025 16:28 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 2174 kali
PERBEDAAN DISCOVERY LEARNING DAN PROBLEM BASED LEARNING ( PBL)

Hallo teman-teman guru hebat, guru tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga membimbing siswa agar mampu berpikir kritis, kreatif, dan mandiri. Dua model pembelajaran yang sering di

16/11/2025 16:06 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 1154 kali
CONTOH PENERAPAN DISCOVERY LEARNING PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA

Hallo teman-teman guru hebat, kali ini Keluarga Guru membuat langkah-langkah pembelajaran menggunakan model pembelajaran Discovery Learning. Ini merupakan request, dan Alhamdulillah kal

16/11/2025 15:49 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 853 kali
PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH/ PBL ( PROBLEM BASED LEARNING)

Hallo teman-teman guru hebat, kali ini kita bahas tentang model pembelajaran PBL, ya. Ini materi singkat dan contoh langkah-langkah pembelajarannya di kelas. Mari dicek, ya! --- Probl

16/11/2025 15:36 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 1047 kali
MODEL PEMBELAJARAN DAN LANGKAH-LANGKAHNYA

Hallo teman-teman guru, Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, Dosen dan Tenaga Kependidikan apa kabar? Semoga selalu baik dan sehat, ya. Kali ini kita bahas tentang model pembelajaran, ya.

16/11/2025 15:11 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 777 kali
TAHAP PENILAIAN PENGELOLAAN KINERJA GURU DAN KEPALA SEKOLAH

Konteks Kebijakan Pengelolaan Kinerja: Tahap Penilaian Kinerja Dalam rangka menindaklanjuti PP No. 30 Tahun 2019, pada 3 Februari 2022 KemenPANRB menetapkan PermenPANRB No. 6 tahun 2

15/11/2025 22:00 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 987 kali
FORMAT DOKUMEN PENILAIAN PENGELOLAAN KINERJA

Unduh Format Dokumen Penilaian Pengelolaan Kinerja Memberikan acuan bagi satuan pendidikan dan pemangku kepentingan dalam melakukan penilaian terhadap pengelolaan kinerja guru dan tena

18/10/2025 08:19 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 3070 kali
INSTRUMEN SUPERVISI PEMBELAJARAN MENDALAM

Instrumen Supervisi Pembelajaran Mendalam: UMPAN BALIK TELAAH RPP  INSTRUMEN OBSERVASI PM UNDUH DISINI

14/10/2025 18:50 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 27912 kali
KEBIJAKAN KURIKULUM DAN PEMBELAJARAN

Latar Belakang dan Tujuan Kebijakan Presentasi dimulai dengan penjelasan bahwa Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 disusun sebagai upaya membangun manusia Indonesia yang berkualitas. B

08/10/2025 09:32 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 1712 kali
PEMBELAJARAN MENDALAM BAGI PENGAWAS SEKOLAH

Latar Belakang Indonesia menghadapi tantangan yang kompleks di era yang penuh ketidakpastian, termasuk krisis pembelajaran yang berdampak pada rendahnya kualitas pendidikan, meskipun a

03/10/2025 10:03 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 1935 kali
Alur Perkembangan Kompetensi Dimensi Profil Lulusan

Alur Perkembangan Kompetensi sebagai bagian dari kurikulum pendidikan Indonesia, berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nomor 13 Tahun 2025. Alur ini menjelaskan proses perkembangan m

01/10/2025 19:28 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 7256 kali
PANDUAN PEMBELAJARAN STEM (STEMSAINS TEKNOLOGI ENJINERING MATEMATIKA)

Dalam kerangka pembelajaran mendalam, STEM merupakan salah satu bentuk praktik pedagogis yang menyediakan lingkungan pembelajaran lintas disiplin ilmu sekaligus menunjukkan kepada murid

24/09/2025 21:04 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 1604 kali
PENGEMBANGAN KURIKULUM MUATAN LOKAL

Pendidikan yang relevan dan berdaya guna adalah kunci bagi pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif. Dalam konteks tersebut, pengembangan kurikulum muatan lokal memiliki peran yang s

24/09/2025 20:47 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 10770 kali
PANDUAN MATA PELAJARAN JENJANG PAUD, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA

Panduan Mata Pelajaran disusun sebagai acuan bagi pendidik dalam menerjemahkan Capaian Pembelajaran ke dalam praktik pembelajaran di kelas sekaligus merancang pembelajaran yang bermakna

23/09/2025 22:46 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 7304 kali
MATERI PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN DI SATUAN PENDIDIKAN ( SPMI )

Siklus Penjaminan Mutu di Satuan Pendidikan (SPMI) Penjaminan mutu pendidikan adalah suatu mekanisme yang sistematis, terintegrasi dan berkelanjutan untuk memastikan bahwa seluruh pr

18/09/2025 20:35 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 2844 kali
PEDOMAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MENDALAM PADA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, JENJANG PENDIDIKAN DASAR, DAN JENJANG PENDIDIKAN MENENGAH

Meskipun akses pendidikan dasar dan menengah di Indonesia sudah cukup baik, terjadi krisis pembelajaran yang berdampak pada rendahnya kualitas pendidikan. Hasil studi Organisation for E

16/09/2025 19:16 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 4193 kali
PEDOMAN IMPLEMENTASI KODING DAN KECERDASAN ARTIFISIAL PADA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, JENJANG PENDIDIKAN DASAR, DAN JENJANG PENDIDIKAN MENENGAH

Dokumen ini adalah Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 127/P/2025, ditetapkan pada 4 September 2025 oleh Abdul Muti. Bertujuan mentransformasi pendidikan digital untuk

16/09/2025 18:56 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 4261 kali
MISKONSEPSI TENTANG PEMBELAJARAN MENDALAM

Sering muncul berbagai miskonsepsi tentang Pembelajaran Mendalam (PM).  Berikut Beberapa Miskonsepsi tentang Pembelajaran Mendalam:   No Miskonsepsi ❌ Kons

15/09/2025 19:53 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 5747 kali
KUMPULAN MATERI LENGKAP PEMBELAJARAN MENDALAM BAGI GURU, KEPSEK DAN PENGAWAS

Yang butuh materi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) silakan di Download pada link dibawah ini:   Materi TOT Guru dan Kasek Tentang Pembelajaran Mendalam: https://drive.googl

24/08/2025 20:12 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 11981 kali
PERANGKAT PEMBELAJARAN JENJANG SMA/SMK

Penyusunan perangkat pembelajaran mendalam merupakan proses sistematis dan terarah untuk menciptakan lingkungan belajar yang bermakna, mendalam, dan berorientasi pada pengembangan kompe

20/08/2025 19:22 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 14083 kali
PERANGKAT PEMBELAJARAN JENJANG SD

Penyusunan perangkat pembelajaran mendalam merupakan proses sistematis dan terarah untuk menciptakan lingkungan belajar yang bermakna, mendalam, dan berorientasi pada pengembangan kompe

20/08/2025 19:05 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 20802 kali
PERANGKAT PEMBELAJARAN JENJANG PAUD

Penyusunan perangkat pembelajaran mendalam merupakan proses sistematis dan terarah untuk menciptakan lingkungan belajar yang bermakna, mendalam, dan berorientasi pada pengembangan kompe

20/08/2025 18:54 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 11829 kali
DOKUMEN REVISI PERENCANAAN PENGAWASAN TAHUN 2025

Revisi Dokumen Perencanaan Pengawasan dari Perdirjen 4831 menjadi Dokumen Perencanaan Pengawasan Revisi Tahun 2025 dilakukan untuk menyesuaikan strategi pengawasan dengan dinamika kebut

07/08/2025 20:06 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 3410 kali
Kerangka Kerja Pembelajaran Mendalam dalam Pembelajaran dan Asesmen

              Pembelajaran mendalam dalam kerangka kerja pembelajaran mendalam didefinisikan sebagai pendekatan yang memuliakan dengan meneka

03/08/2025 18:51 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 25031 kali
SD NEGERI 4 TALAGA JAYA LUNCURKAN KURIKULUM SATUAN PENDIDIKAN KSP 2025/2026: WUJUDKAN GENERASI UNGGUL BERBASIS BUDAYA LOKAL

SD Negeri 4 Talaga Jaya resmi meluncurkan Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) untuk Tahun Ajaran 2025/2026, sebuah langkah inovatif untuk mewujudkan pendidikan berkualitas yang berpusat p

20/07/2025 11:46 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 34494 kali
"REVISI KURIKULUM PENDIDIKAN 2025: PERKUAT PEMBELAJARAN MENDALAM DAN EKSTRAKURIKULER UNTUK ANAK USIA DINI HINGGA MENENGAH"

Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 13 Tahun 2025  Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 13 Tahun 2025 merupakan revisi atas Peraturan Menteri Pe

16/07/2025 09:16 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 43151 kali
PEMBELAJARAN MENDALAM: PENDAMPINGAN KEPALA SEKOLAH DAN GURU

Modul ini membahas peran pendamping satuan pendidikan dalam mendukung transformasi pendidikan melalui implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dengan fokus pada pendampingan k

10/07/2025 18:56 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 27292 kali
PANDUAN PENGEMBANGAN KURIKULUM SATUAN PENDIDIKAN TAHUN 2025/2026

Dokumen Panduan Pengembangan Kurikulum Satuan Pendidikan dari Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, memberikan pedoman untuk menyu

10/07/2025 04:58 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 23201 kali
MODUL PEMBELAJARAN MENDALAM UNTUK PENGAWAS SEKOLAH

Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) merupakan pendekatan inovatif yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif siswa melalui proses pembelaja

08/07/2025 19:10 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 16334 kali
Panduan Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Tahun Ajaran 2025/2026

Panduan ini disusun oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk memberikan acuan pelaksanaan MPLS Ramah bagi jenjang PAUD, SD, SMP, SMA/SMK, dan Sekolah Luar Biasa. Berikut ada

29/06/2025 21:15 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 24113 kali
KODING DAN KECERDASAN ARTIFISIAL

[Kumpulan Materi] Koding AI: s.id/koding-ai Deep Learning Pembelajaran Mendalam (PM): s.id/PM-KS Contoh RPP PM: s.id/RPP_PM   Baca Juga: Buku Artificial Intellegence (AI) SMP

29/06/2025 20:22 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 45821 kali
DELAPAN DIMENSI PROFIL LULUSAN

1. Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YMEIndividu yang memiliki keyakinan teguh akan keberadaan Tuhan YME dan menghayati serta mengamalkan nilai-nilai spiritual dalam kehidupa

28/06/2025 20:40 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 448416 kali
Panduan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) PAUD, SD, SMP, SMA/SMK Tahun Ajaran 2024/2025

Surat Edaran dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Nomor: 1912/2A/4/PK-01.01/2024) mengenai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2024/2025 dit

28/06/2025 15:40 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 4478 kali
Implementasi dan Manfaat Tes Kemampuan Akademik (TKA)

Implementasi dan Manfaat Tes Kemampuan Akademik (TKA) Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah 1. Implementasi Tes Kemampuan

28/06/2025 09:41 - Oleh IMRAN TULULI, S.Pd, M.Pd - Dilihat 4978 kali